Puisi Anak SD Menangis Untuk Bangkit

Ini adalah hari kelam tahun 2013 yang tanpa diduga ternyata memang membawa kesialan dalam sejarah hidup ini. Ini adalah 8 bulan untuk mulai menulis lagi ternyata sungguh berat, Rasa sakit ditipu dibohongi dan dikhianati ternyata seperti inilah rasanya,tak terasa hampir 8 bulan sudah perjalanan dengan mafia mafia syetan itu telah berjalan, satu yang bisa diambil hikmah dari kepahitan ini adalah tak semua orang baik itu ternyata baik, dan tak semua orang jahat itu jahat. Hal ini benar benar terbukti pada perjalanan kelam 2013 dimana salah satu portofolio Ahewa di cabik cabik oleh manusia biadap yang tak berperikemanusian, tapi apa dikata memang ndak ada guna menangis, ….sudah tak ada artinya …wahai blogku yang malang maafin aku selama ini tak pernah mengisimu lagi. Baru malam ini kucoba lagi untuk menulismu …aku sudah kangen kepadamu lagi…, Bersiaplah engakau untuk kembali berkibar sperti masa masa kemarin.dan untuk Tuhan ku aku memohon kepadaMu:

Ya Tuhan , Ya Allah ku …
bukakanlah pintu biru itu untukku
agar aku bisa mengenalMu lagi seperti dulu
Ampuni kebingasanku, ku bertobat lagi…

Berikan kesempatan sekali lagi buat hatiku ini Ya Allah Ya Tuhanku

Iklan

Apakah kalo jadi pegawai pasti akan gigit jari….

Memang masalah ini para pengusaha adalah pakarnya..tapi.apakah para pegawai juga hanya diminta gigit jari and domblong aj..menyaksikan ini..he..he…

Tentu tidak lah ya..!!! karena katanya semua orang berhak dan boleh memiliki !!!

waduh2…..Apalagi ini ya.;saya begitu ingat postingan yang saya hapus dulu itu..tentang tips menggunakan dana / gaji …( tunjangan dan lain2 )..ternyata di salah satu yang tertulis bahwa mau ndak mau..suka ndak suka..memang kita harus berusaha membeli logam berwarna kuning..tentu dalam hal ini bukan emas perhiasan..tapi emas batangan..pasalnya..saya benar2 begitu tercengang menyaksikan ulah kenaikan si logam kuning ini..bagaimana tidak hanya dari 3 bulan yang lalu saja yang dulu di kisaran 368.000/ gram..sekarang bisa nembus 400.000 an / gram ( cek di sini )..coba lihat kenaikannya wow benar2 bikin…cemas aj..he…apalagi bila membaca kenaikannya 15 tahun yang akan datang..wow..wow….benar2 ..diluar dugaan..sementara ini nilai kenaikan pertahunnya adalah sekitar 20 %…, kalo kayak hini..berarti dana pendidikan pun sebenarnya bisa dibiayai ya..dengan beli jual barang ini…, kalo seandainya kita ndak punya..si kuning ini..waduh…apalagi entar ada inflasi..bener2 kalang kabut…tapi kebanyakan ternyata..eh ternyata…orang yang dah berusaha..punya logam mulia ini ternyata entar malah pada senang katanya kalo terjadi krisis..bagaimana tidak nilai uang turun..tapi logam mereka akan melejit naiknya..waduh2..memang layak untuk dipertimbangkan ini memang..OK By the way..yang dah pada punya info2 and tips tentang ini boleh dong di bagi2 di komentar di bawah…OH..ya yang mau pesen caranya pengelolaan masalah ini di sini ada lho buku ebooknya ( murah kok !!! ) kalo ada yang mau pesen konfirm aj ya..langsung dikirim..ketempat tujuan..OK SAYONARA..,

Ahewa Blog Site Ternyata Populer Dengan Kata Kunci Puisi Anak SD

Tidak menyangka saya ternyata lewat data statistik yang ada di wordpress, blog inisial ahewa ini ada di posisi no 1 untuk keyword puisi anak sd, ini benar-benar di luar dugaan, banyak memang para pengunjung yang mengetikkan kata kunci itu untuk masuk di blog ini melalui mbah google..he.., data menunjukkan dari sekitar 592.000 hasil penemuan, ahewa blogsite ada di rank 1..seperti gambar di bawah ini :

wa..ha..ha…padahal itu juga tidak menggunakan ilmu optimizing search engine..hanya modal manual aj..tapi apapu hasilnya yang jelas itu semua adalah karunia dari Allah..dan saya harus mengucapkan syukur padaNya..semoga blog ini tambah semakin barokah..banyak pengunjungnya…,TERUS gimana lagi ceritanya ya..bila suatu saat blognya ditambah dengan menu puisi-puisi cinta wah…ha…pasti lain lagi nanti ceritanya..he…

BUKA KERJA SAMA

Bapak Ibu Om Tante …Mas Mbak ..Semuanya aj lah….Saya mau ngajak kerjasama tentang produk saya pembuatan isi ulang dan juga spidol whtite boardnya untuk didistribusikan ke sekolah2 dan lembaga2 / instansi2 / pendidikan se JOGJAKARTA. Sistem menggunakan bagi hasil. Target pelanggan sudah ada. barangnya sepertri di bawah…

Cobalah lihat siapa sekarang yang tidak menggunakan isi spidol whiteboard ini , semua sekolah sekarang juga sudah pakai semua dan mereka sangat boros sekali ..dan inilah peluangnya, sebenanrnya peluang ini masih terbuka luas..karena saya sadari sendiri yang order dari luar jogja..atau jateng aj juga lumayan …jadi peluang ini saya buka sekali lagi bagi siapa saja yang benar2 loyal dengan informasi ini. Kami tunggu responnya semua. Diutamakan yang memiliki motor, senang bernegosiasi,….kami berikan pula nanti detail data pelanggan sejogjakarta..kami tunggu ya…,

Guru Berintrepreuner

Honda-Accord_EX-L_V6_Sedan_2008_800x600_wallpaper_03
Guru, manusia bersosok multitalenta memang tidak luput apabila sering mendapat sorotan tajam dari berbagai media . Segala atribut apa yang disandangnya seringkali tanpa sedikitpun terlewatkan dari incaran pemberitaan media masa. Tidak heran bila masalah kehidupan ekonomi guru pun juga sering menjadi perbincangan hangat yang selalu mengemuka. Permasalahan pelik yang sering muncul adalah cukupkah guru dengan penghasilannya saat ini untuk sesuap nasi ?, apalagi desas-desis hangatnya program sertifikasi yang notabene memberikan penghasilan hampir dua kali lipat bagi para guru juga bisa benar – benar mengangkat perekonomian para guru. Apa semua itu sudah menjadi jaminan ?
Pada dasarnya guru memanglah sama dengan manusia lainnya, yang juga butuh dana untuk kelangsungan kehidupannya. Namun dalam perjalanan kehidupan, guru terkadang sering lupa dengan penghasilannya yang pas-pasan masih suka memaksakan diri untuk menggunakan penghasilannya demi untuk berkehidupan yang wah alias lux. Semua itu memang tidak salah, karena tidak ada larangan bagi guru untuk berkehidupan yang lebih, akan tetapi fakta menyebutkan ternyata banyak di kehidupan guru menggunakan jaminan pekerjaannya untuk mendapatkan kehidupan yang lebih dengan sedikit memaksakan diri untuk hidup bersama hutang. Semua itu tidak lain adalah untuk mengikuti kata hati agar memiliki kehidupan yang berlebih.
Andaikan saja guru yang juga manusia itu, memiliki dasar pengelolaan keuangan yang akuntabel, tahu mana pos-pos keuangan yang harus di dahulukan, yang harus disimpan, dan yang harus diberdayakan niscaya permasalahan ekonomi seputar guru tidak akan selalu mendapat sorotan yang negatif. Kita sering melihat banyak orang-orang berlatar pendidikan yang pas-pasan namun sukses dalam roda kehidupan alias keuangannya selalu tercukupi, mereka hanya bermodalkan keberanian dengan sedikit mengesampingkan kehidupan yang wah untuk sementara dan menggunakan segala daya dan waktunya untuk berintrepreuner atau berwiraswasta.
Seperti sering tertuliskan di kolom bisnis yang di asuh oleh Bp.Suyanto, ketua STMIK Amikom di Harian Kedaulatan Rakyat, bahwa seorang manusia akan bisa hidup nyaman apabila memiliki asset yang bergerak atau dalam artian bisa mendatangakan sumber pemasukan sendiri. Dalam hal ini yang sering diperbincangkan adalah Aset Usaha atau Bisnis. Bisnis pada dasarnya memang bukan tercipta untuk semua orang, dan memang hanya segelintir saja yang berhasil menjalaninya. Guru sosok pendidik, yang sering berperan di depan kelas diharapkan juga mampu mengendalikan dan mengontrol keuangannya agar bisa diberdayakan. Tidak salah bila dalam hal ini guru juga mengerti dan tahu tentang kebermanfaatan wiraswasta alias entrepreuner bagi kehidupan.
Andaikan saja para guru memiliki 15 % saja dari total pendapatannya untuk di alihkan dalam berwiraswasta atau usaha lainnya niscaya di negri ini akan tumbuh lapangan-lapangan kerja baru, sekaligus diharapakan mengangkat perekonomian guru secara mandiri di luar pemberian program sertifikasi yang melangit. Banyak sebenarnya model-model atau jenis-jenis bisnis yang cocok dijalankan bagi guru. Seperti usaha pribadi yang hanya bermodalkan otak yaitu kepenulisan, dalam hal ini buku, ataupun artikel, ataupun usaha-usaha yang harus bekerja sama dengan orang lain alias dijalankan oleh karyawan. Pertanyaannya adalah maukah dan bisakah guru mengatur waktu untuk menjalankannya ?
Prinsip jawaban itu hanyalah kembali lagi pada diri pribadi para guru, kita hanya disuruh memilih hidup wah ( lux ) dengan sedikit kebohongan karena sebagian hidup kita yang wah itu berdasarkan hutang, atau kita hidup sederhana tapi memiliki asset yang berjalan yang bisa menjamin kelangsungan hidup kita. Untuk memulai usaha memang tidak segampang membalikkan telapak tangan, perlu banyak pengorbanan di dalamnya, dari mulai Mengatur waktu, menyiapkan modal, memilih jenis usaha, mecari sumber referensi bisnis, dan yang terpenting adalah memulai melaksanakannya.
Potensi guru dalam kewirausahaan adalah karena guru memiliki sebagian waktu senggang selepas kegiatan belajar mengajar di sekolah. Konsekuensi dari kewirausahaan bagi guru adalah syah apabila juga tidak menganggu jam bekerja di sekolah. Dalam hal ini adalah pengetatan pengaturan waktu adalah merupakan kunci keberhasilannya . Permasalahan yang masih sering muncul adalah minimnya pelatihan entrepreuner bagi guru yang masih menjadikan sedikit menutup mata dalam pengetahuan berwirausha. Diklat perkoperasian yang sering hanya menonjolkan teori koperasi saja dan minim pengetahuan wirausaha mandiri serta hanya menonjolkan kemudahan berhutang, adalah menjadi pemicu tingginya hutang tidak produktif bagi para guru. Akhirnya jeratan hutang dan kehidupan yang penuh dengan kebohongan selalu menghiasi para guru, sudah saatnya memang bila para guru mengerti potensi-potensi wirausaha dalam kehidupan. Hutang yang dikelola bukan sepenuhnya untuk konsumtif tapi lebih kepada asset produktif adalah merupakan jawaban bagi para guru agar mendapatkan kehidupan yang harmonis dan sejahtera.
( Artikel ini telah dikirimkan dan terbit di kedaulatan rakyat, jumat 21 / 8 / 2009 )